Sat. Dec 4th, 2021

Sepatu adalah sepasang benda yang fungsi utama nya untuk melindungi kaki dari sentuhan dengan bidang yang diinjak. Namun kini sepatu memiliki fungsi lain, yakni sebagai fashion bahkan menjadi sebuah trend. Maka tidak heran jika hingga kini banyak sekali ragam dan jenis sepatu yang kita temui di masyarakat. Maka tidak heran juga jika semakin banyak merk-merk sepatu dengan harga yang fantastis> Mulai dari ratusan ribu bahkan hingga ratusan juta rupiah. Namun tahukah anda bahwa awal mula sepatu sudah berasal dari zaman batu? Sepatu kulit yang kita temui hari ini mungkin sudah cukup trendy dan modern. Pasalnya, pada zaman dahulu kala sepatu diciptakan benar dari kulit namun tentunya tidak sebagus dan secantik sekarang. Berdasarkan penemuan penemuan yang ada, para peneliti dapat menyimpulkan bahwa sepatu yang ditemukan dari zaman batu ini memiliki karakter yang berbeda-beda sesuai dengan tempat ditemukannya sepatu tersebut. Ternyata banyak sekali sejarah awal mula sepatu dari zaman batu. Seperti di wilayah utara, alas kaki terbuat dari kulit tebal yang dilengkapi pula bulu-bulu dan jerami. Hal ini ditujukan agar pemakai nya merasakan hangat pada kakinya. Berbeda dengan wilayah utara, di wilayah selatan sebagian besar alas kaki ditemukan terbuat dari daun daun (biasanya daun kelapa) dan juga serat papyrus. Hal ini dikarenakan wilayah selatan memiliki cuaca yang tergolong panas.

PERJALANAN AWAL MULA SEPATU DARI ZAMAN BATU

Tentu kini anda merasa penasaran lantas bagaimana penampakan sepatu pada zaman batu? Apakah ukurannya sangat besar? Apakah memiliki tingkat keamanan dan kenyamanan yang tinggi? Berikut akan kami rangkum awal mula sepatu dari zaman batu, baik itu nama, foto dan lokasi ditemukannya. Silahkan dibaca dengan seksama guna bisa menambah ilmu wawasan anda sebagai pengguna sepatu, apalagi jika anda adalah pecinta dan kolektor sepatu. Berikut adalah awal mula sepatu dari zaman batu :

SEPATU OETZI

Sepatu Oetzi

Pada tahun 1991 beberapa arkeolog ternama dunia menemukan sebuah mumi yang kemudian diketahui bernama Oetzi. Mumi ini ditemukan di Pegunungan Alpen, Austria. Mumi Oetzi sendiri berasal dari dahulu kala, tepatnya zaman batu dan diperkirakan meninggal sudah sejak 5300 tahun yang lalu. Tapi tahukah anda, Oetzi ditemukan masih memakai sepatu kulitnya dimana sepatu tersebut ditujukan untuk melintasi salju. Sepatu Oetzi terbukti kedap air dan memiliki sol yang lebar. Slot sepatu Oetzi ini belakangan diketahui dibuat dari kulit beruang, pada bagian atas dari kulit rusa dan bagian jaring dibuat dari kulit pohon. Sepatu Oetzi juga memiliki jerami di sekeliling kaki nya (di dalam sepatu).

SEPATU KULIT ARMENIA

Sepatu Kulit Armenia

Berdasarkan sejarah awal mula sepatu, sepatu paling tua berhasil ditemukan ketika ada penggalian arkeologis yang berlokasi di Gua Armenia. Adapun saat ditemukan, sepatu kulit armenia masih dalam kondisi yang bagus dan baik. Maka sepatu ini sudah terbukti kuat karena menurut perhitungan para peneliti berdasarkan tanggal radio karbon berbuah hasil menunjukkan sepatu ini sudah berumur panjang, yakni sejak 3500 Sebelum Masehi atau lebih tepatnya pada masa logam Armenia. Sepatu ini ditemukan dalam kondisi yang penuh akan rumput dan berbentuk seperti moccasin (sepatu tanpa hak yang terbuat dari kulit lembut) serta dibuat dari potongan kulit kulit sapi.

SEPATU MESIR

Sepatu Mesir

Sepatu mesir terlihat cukup terbuka dan datar yang berbentuk layaknya perahu dari anyaman buluh. Tali tali yang terdapat pada sepatu mesir ini juga terbuat dari buluh yang tipis dan panjang. Buluh tersebut ditutupi oleh potongan buluh yang lebih lebar. Bentuk sepatu yang sangat praktis dan simpel ini ditemukan pada tahun 1500 sebelum masehi dan semakin berkembang menjadi sebuah trend / gaya yang sama pada abad ke-19.

SEPATU RAMI

Sepatu Rami

Sepatu rami berasal dari tahun 65 sampai 68 sebelum masehi. Sepatu ini terbuat dari beberapa lapisan tumbuhan rami yang kemudian dijahit bersama seperti yang biasa kita temukan pada kerajinan tangan kain perca. Jahitan-jahitan yang ada pun memiliki fungsi dekoratif. Ini adalah salah satu dari beberapa sepatu yang ditemukan pada penggalian arkeologis di salah satu jalur yaitu jalur sutra kuno.

SEPATU POULAINE

Sepatu Poulaine

Sepatu poulaine mulai terkenal sejak pada abad ke-12 para pengrajin sepatu Eropa mulai membuat sepatu berujung lancip. Mereka memiliki ujung sepatu yang sangat sempit dan terbuat dari bahan kulit. Namun menjadi lebih ekstrim lagi pada akhir abad ke-14. Mereka semua memakai sepatu sempit lancip yang mengarah ke atas.

SEPATU DENGAN UJUNG BULAT

Sepatu Ujung Bulat

Pada awal tahun 1500 an, di negara Inggris banyak ditemukan beragam macam sepatu. Salah satunya adalah sepatu yang ujung nya berbentuk bulat. Sepatu ini ditujukan untuk anak anak. Biasa nya sepatu ini berbahan kulit dengan satu tali pengait di bagian atas dari sisi kanan menuju sisi kiri. Sepatu berujung bulat masih banyak dijumpai hingga hari ini dan masih sama, diperuntukan bagi anak anak.

SEPATU COCOR BEBEK

Sepatu Cocor Bebek

Sepatu cocor bebek adalah sepatu yang lebih pendek dan ujungnya lebih bulat. Sepatu ini ditemukan pada abad ke-16 dan model sepatu ini biasanya masuk ke pentas mode dan biasa nya sepatu cocor bebek tetap diberi bantalan agar tetap terlihat berbentuk lebar.

SEPATU DENGAN HAK TINGGI

Sepatu Hak Tinggi

Sepatu dengan hak tinggi biasa digunakan oleh raja raja Eropa pada periode Renaisans. Sepatu ini dipakai guna menunjukkan supermasi mereka (para raja). Mereka juga tetap bisa berjalan cantik dan anggun bahkan diatas permukaan genangan air karena hak sepatu yang mereka pakai bisa mencapai tinggi maksimal 30 cm.

SEPATU MODEL CHOPINE

Sepatu Chopaine

Sepatu chopine terinspirasi dari platform untuk perempuan yang populer pada abad ke-15 hingga ke-17. Sepatu ini mulai dipakai oleh pelacur di Venesia hingga perempuan berkelas ningrat sejak 1400-an sampai 1700-an. Awalnya sepatu ini digunakan selayaknya bakiak, yakni guna melindungi sepatu dan pakaian dari kotoran kotoran di jalan, atau jalan yang becek dan berlumpur. Uniknya sepatu ini bisa mengukur kelas seseorang. Semakin tinggi hak nya maka semakin tinggi status orang tersebut.

SEPATU BAROK (BAROQUE)

Sepatu Barok

Aliran kesenian Barok sudah berkembang di Eropa sejak abad ke-16 sampai abad ke-18. Hal tersebut ternyata berpengaruh dengan sejarah sepatu yang ditandai dengan gaya yang kompleks dan kecenderungan akan agungnya dan mewahnya gaya ini sehingga mempengaruhi mode trend masa itu, terutama model sepatu. Gaya sepatu ini berbahan satin, beludru, sutra dan berbagai hiasan bunga dan batu permata turut mewarnai cantiknya sepatu barok.

SEPATU KULIT BOOT

Sepatu Kulit Boot

Kalian pasti masih sering melihat sepatu jenis ini hingga kini. Selama abad ke-19 model sepatu menjadi lebih simpel dan praktis. Hal inilah yang kemudian menjadi pembeda antara sepatu laki laki dan sepatu perempuan. Sepatu ber hak tinggi sudah tidak digunakan laki laki lagi, melainkan bagi perempuan saja. Untuk laki-laki, mereka bisa mengenakan sepatu yang lebih praktis yaitu sepatu kulit boot.

SEJARAH SEPATU HINGGA MASA KINI

Berikut kobexshoes.com akan mengutip dari berbagai sumber sejarah singkat tentang sepatu. Selamat membaca ya!

  1. Tahun 1800 ditemukan sepatu sol karet pertama dan diberi nama sebagai “Plimsolls”
  2. Tahun 1892 perusahaan sepatu karet dari US Rubber Company mulai melakukan produksi sepatu karet dan sepatu kanvas dengan berbeda nama. Jika anda mengetahui istilah “keds”, itulah nama terbaik yang ditentukan oleh perusahaan mereka.
  3. Tahun 1908, Seorang kreatif Marquis M. Converse mulai mendirikan perusahaan Converse Shoe Company dimana ia melakukan revolusi permainan basket lebih dari 100 tahun dan menjadi sebuah ikon baru Amerika
  4. Tahun 1917, sepatu keds ialah sepatu atletik pertama yang diproduksi masal. Setelahnya Henry Nelson McKinney menyebutnya sebagai sneakers. McKinney adalah seorang agen iklan untuk N. W. Ayer and Son. Ia mengubah menjadi sneakers karena sol nya dinilai lebih halus dan tidak membuat suara decitan. Di tahun yang sama Converse juga menciptakan sepatu basket pertama yaitu The Converse All Star.
  5. Tahun 1920, Pendiri Adidas, Adi Dassler memulai produksi sepatu olahraga handmade (buatan tangan) di kamar mandi ibunya tanpa bantuan alat listrik sama sekali.
  6. Tahun 1923, The All Star memberi kesempatan kepada Chuck Taylor All Star membuat merk sepatu baru yaitu Chucks, Cons dan Connies dimana akhirnya sepatu ini terjual lebih dari 144 juta berlokasi di 144 negara dunia.
  7. Tahun 1962, Phil Knight dan Bill Bowerman berhasil merilis sepatu atletik berteknologi canggih.
  8. Tahun 1970, platform shoes bertumit tinggi (2 sampai 5 inci) mulai menjadi incaran wanita wanita dan perlahan menjadi trend.
  9. Tahun 1979, Nike resmi merilis seri Nike Air pertamanya.
  10. Tahun 1995, museum sepatu Bata di Toronto, Kanada resmi dibuka pada bulan Mei tahun 1995.
  11. Tahun 1998, sepatu laris menjadi sebuah simbol yang sangat populer dari masa masa orde baru yang terbilang cukup militeristik.
  12. Tahun 2006, model wedges shoes (sepatu bertumit satu) mulai bermunculan karena dinilai cocok dengan berbagai macam busana pakaian yang membuat sepatu wedges ini menjadi sepatu incaran wanita.

SEJARAH SEPATU DARI ZAMAN BATU HINGGA MASA KINI

Itulah sejarah awal mula sepatu dari zaman batu hingga kini. Jika ditanya seputar sejarah sepatu pastinya anda tidak akan kebingungan lagi karena sudah membaca artikel sejarah awal mula sepatu sejak zaman batu di situs kami.

Sekian dari kami situs portal dunia sepatu terlengkap di Indonesia, kobexshoes.com. Terima kasih!

By Adam